Selasa, 24 April 2018

3

Hari ketiga. Masih ada setidaknya sebelas hari lagi meskipun aku tidak tahu, kapan kamu akan membalas semua pesan-pesanku.

Kautahu? Bagiku, ini adalah rindu yang menyakitkan. Tak apa, Sayaang. Kita memang dipisahkan oleh jarak pun tanpa kabar. Tapi, kita masih bisa saling mendoakan, dalam sujud kita.

Semoga, kamu selalu ingat aku, pun aku sebaliknya.

Tiada yang paling indah selain dua orang yang saling merindukan, namun tidak saling berkomunikasi tapi saling mendoakan dalam sujudnya masing-masing.

Semangat, Mas.
Aku selalu mendukungmu.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Untuk Bumi Palestina

Waktu sore ini, termenung, bersedih namun terpupuk rasa iri atas apa yang baru dibaca. Tentang sebuah perjuangan yang sangat besar, tentang...