Kamis, 01 Maret 2018

Telpon dari Telin

Malam ini sudah mengantuk, tapi priaku yang sedang manja di luar sana tidak mau aku pergi tidur dan meninggalkannya yang sedang kerja.

Dia tahu aku mengantuk, mungkin dia gak tega. Cuman dia lebih gak mau ditinggal tidur. Menggemaskan.

Aku berkali- kali sudah hampir tidak sadarkan diri. Kalau bukan karena getaran ponsel yang terus bergetar di telapak tangan, aku tidak akan bangun.

Dia mengirimiku pesan singkat beberapa kali. Kemudian menelponku, dengan telpon kantornya.
Aku yang masih mengantuk menjawab telponnya.
Suaranya yang masih ceria di ujung sana, " kamu udah tidur ya?" Yaa aku yakin dia sudah bisa menebak dan pasti ada niat terselubung di dalam kalimatnya barusan, misalnya, "Tungguin aku dong," atau "temenin aku dong!"

Sayang, gemas.
Kamu membuat aku tertawa di pembicaraan hangat malam ini. Aku yang mengantuk jadi lupa dengan rasa kantukku sendiri.

Aku  dan malamku mencintaimu

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Untuk Bumi Palestina

Waktu sore ini, termenung, bersedih namun terpupuk rasa iri atas apa yang baru dibaca. Tentang sebuah perjuangan yang sangat besar, tentang...