![]() |
| Foto: Google |
Sudah lama diam, kini
si Agung kembali berstatus awas. Sejak meletusnya Gunung Agung pada 1963 dan
membuat heboh masyarakat Bali, kini gunung tertinggi di pulau Bali itu kembali membuat masyarakat terpaksa
mengungsi di tempat yang lebih aman.
Pada 2017, Bali
termasuk gunung Agung, merupakan salah satu destinasi wisata yang sangat
diminati baik bagi wisatawan lokal maupun mancanegara. Seperti yang penulis
baca di bbc.com bahwa di tahun ini pun, tingkat kedatangan wisatawan mancanegara sangat tinggi
hingga pada Agustus, sebelum si Agung “berulah”.
Meskipun sudah 54 tahun
silam, ternyata gejala yang dirasakan
masyarakat sekitar Bali pun sama seperti pada 1963. Seperti yang penulis baca
di kompas.com, si Agung masih membuat gempa-gempa kecil
yang membuat masyarakat panik dan memilih untuk mengungsi.
Namun, tahukah Anda
bahwa letusan si Agung pada 1963 ternyata malah menurunkan suhu bumi sebesar
0,4 derajat celcius? Dalam tulisan yang
penulis baca di tribunnews.com, hal itu terjadi karena material vulkanik
berupa aerosol sulfat dari gunung itu terbang hingga jarak 14.400 km dan
melapisi atmsofer bumi.
Meskipun begitu, tetap
saja si Agung melahap banyak korban dan kerugian pada saat letusan 54 tahun
yang lalu itu.Tak tanggung-tanggung, letusan itu berlangsung selama satu tahun
lamanya, terhitung dari 2 Februari 1963 hingga 7 Januari 1964 hal ini seperti
yang penulis baca di kompas.com.
Maka dari itu,
pemerintah dan Kepala Pusat Data dan Informasi Badan Nasional Penanggulangan
Bencana (BNPB) tidak
menginginkan kejadian serupa terulang kembali. Mereka pun selalu terus memantau
aktivitas si Agung dan meminta agar seluruh warga yang tinggal di sekitar kaki
gunung segera berpindah ke pengungsian serta memberikan pengarahan kepada
masyarakat tentang bahaya yang terjadi dari erupsi dan letusan si Agung.
Meskipun warga dan
pemerintah sudah bersiap siaga, si Agung pun belum juga meletus. Apakah yang
sebenarnya terjadi dengan si Agung?
Seperti yang pembaca
baca di metrotvnews.com,
ternyata si Agung adalah gunung yang memiliki karakter yang berbeda dengan gunung
api lain. Pipa aliran magma yang membeku ternyata adalah penyebab si Agung
belum juga menyeburkan lavanya. Meskipun belum juga
meletus, masyarakat terus diimbau agar tetap berhati-hati dan siaga karena
tanda-tanda si Agung akan segera meletus sudah cukup banyak. Masyarakat harus
tetap waspada karena tidak ada yang bisa memprediksi kapan si Agung akan
meletus.

informatif sekali '-')b
BalasHapusTerima kasih;b
HapusSemoga status gunung agung bisa stabil kembali. Aamiin
BalasHapusAamiin
HapusAamiin yaAllah
HapusKasihan para pengungsi nya yaaa
BalasHapusPengungsinya pindah ke pondok cina :v
HapusJangan,Kak. Nanti jadi rusuh ditabrak zombie kereta api
HapusUdah lama banget gak meletus padahal, sekarang udah aktif lagi
BalasHapusIya. Kasihan masyarakat sana, jadi banyak kerugian juga:(
HapusTerakhir saya ke Bali belum kayak sekarang. Jadi sedih
BalasHapusHuhuhu. Alhmadulilah kalo waktu itu belum kayak gini,Kak. Aku juga sedih huhu
HapusSemoga para pengungsi diberi kesabaran atas musibah ini
BalasHapusAamiin yaAllah. 😊
Hapusmakasih ya untuk informasinya, sangat membantu sekali Insya Allah ��
BalasHapusAlhamdulilaah😁😁
Hapuskondisi alam yang ambigu..
BalasHapusIya yak. Gak jelas gitu ya. Hehehe kayak mau meletus tapi enggak meletus
HapusSemoga ulah yang dilakukan si Agung kali ini lebih bersahabat kepada lingkungan sekitarnya dan tidak seperti yg dulu :)
BalasHapusAamiin ya Rabb😊
HapusSayang banget, padahal gunung agung gunung tertinggi dibali yang jadi icon bagi pecinta alam bali. Semoga status gunungnya kembali normal lagi.
BalasHapusIyaa sayang banget ya gunungnya harus meletus. Aamiin
HapusGunung unik, kalo meletus suhu bumi malah lebih dingin
BalasHapusIya betul banget tuh!
HapusSemoga warga di sana selamat tanpa kekurangan sesuatu apa pun... amin
BalasHapusAamiin. 😁
HapusYaAllah lindungi warga Bali..
BalasHapusSemoga Allah mendengar doa mbak Clara. Aamiin
HapusSemoga bumi benar2 dingin tanpa adanya korban
BalasHapusAamiin bang Sat.
HapusSemoga gunung agung bisa kembali ke status normal, sehingga warga bali bisa kembali ke rutinitas normal. Sehingga gunung agung bisa menjadi destinasi yang sangat menarik kembali
BalasHapusWaah. Tentu itu doa semua warga di sana. Aamiin yaAllah😙
Hapussemoga tidak ada korban
BalasHapusInshaAllah, semoga Allah melindungi semua pengungsi dan warga di sana.
HapusArtikel yg bermanfaat, semoga tidak ada korban 🙏
BalasHapusTerima kasih, Kak. Hehe . Aamiin
HapusBanyak informasinya nih mantap jiwoo
BalasHapusWah iya dong! Harus banyak data referensinya.
HapusSerem juga ya. Makasih infonya mba
BalasHapusIya,Mas. Sama-sama yaa hehe
HapusSemoga gak banyak korban jiwa, aamiiinn
BalasHapusAamiin ya Rabb😊
Hapussemoga aja tidak meletus lagi
BalasHapusAamiin. Semoga saja.
HapusAlhamdulillah, sekarang statusnya sudah turun jadi Siaga :)
BalasHapusAlhamdulilah ya,Ya. Semoga setelah ini gunung Agung gak jadi meletus.
HapusSuatu hal yang tidak dapat kita prediksikan dari kejadian bencana alam. Hanya bisa berdoa, terutama untuk para warga di sekitar gunung Agung semoga diberikan perlindungan dan keselamatan serta terhindar dari bencana alam.
BalasHapusNice artikel, terus menulis kawan.
Betul banget itu, Kawan. Hehe. Tunggu tulisan berikutnya ya!
Hapusngeri juga yaa harus selalu was-was bagi orang-orang yang tinggal di sekitar gunung agung. btw nice post miranda!
BalasHapusIya betul bamget warga Bali. Jadi banyak menannggung kerugian pula. Terima kasih Mahar
HapusGunung Agung rupanya mau saingan ama Krakatau '-')
BalasHapusDuh jangan sampe saingan dong:(
HapusSemoga cepat stabil supaya tidak banyak korban lagi
BalasHapusMampir juga yaa ke blogkuu
HapusAamiin yaAllah. Sipsip:)
HapusAlhamdulillah infonya bermanfaat. Semoga Bagi para pengungsi selalu dilindungi Aamiin
BalasHapusAamiin ya Rabb. Terima kasih cantik
Hapuswahh infonya sangat bermanfaat. Nice post kak:)
BalasHapusTerima kasih, Kak😀
Hapusaku hamish
BalasHapusDuh:( hamish udah pernah ke gunung Agung belom?
Hapussemoga cepet pulih si Agung ya, biar warga sekitar gak khawatir bolak-balik kya gini
BalasHapusAamiin. Doakan yang terbaik unuk warga di sana:)
HapusAgung, sudah berumur jangan berulah! Tidur saja jangan mengganggu saudara-saudara kami di Bali! Semoga Bali tetap aman, amin.
BalasHapusAamiin yaAllah
HapusMari besama menjaga kelestarian alam, naik gunung boleh, asal jgn ngerusak gunung :) semoga bermanfaat! Thanks for your information
BalasHapusBetul banget! Thanks a lot kak
HapusWish all the bessttt
BalasHapusAmeen
HapusSudah berumur masih aja berulah hehe
BalasHapusNamanya juga udah tua, Pal
HapusDuh si Agung!
BalasHapusKasian ya mbak warganya;(
Hapus