Dokumen : Pribadi
Kenaikan
bahan pangan seperti bawang putih yang cukup signifikan ini tak membuat beberapa pedagang khawatir akan sepi
pembeli. Misalnya saja, Nizam, pedangang bahan dapur seperti cabai, tomat,
bawang putih, bawang merah, dan sebagainya ini tampak sangat percaya diri
dengan kenaikan harga yang terjadi di setiap tahunnya seperti saat menjelang
bulan suci Ramadhan. Nizam mengaku tidak khawatir dengan kenaikan harga bawang
putih yang cukup signifikan itu. “Ah enggak sama sekali, dari seminggu yang
lalu enggak ngerasa berkurang
pengunjung. Masih kayak biasanya aja. Alhamdulilah. Padahal naiknya hampir dua
kali lipat, dari 40.000 sekilo jadi
70.000 sekilo. ” tegasnya. Alasannya
karena menurut Nizam, Masyarakat di
sekitar Pasar Sukatani tetap akan membeli bahan dapur yang merupakan bahan
utama dalam memasak makanan. “Ya karena menurut saya masyarakat bakal tetep beli bahan dapur soalnya ini
kan bahan utama, ya mau mahal juga pasti dibeli. Rezeki udah ada yang atur neng
jadi tenang aja. Yang penting tetep usaha.” tukasnya. Meskipun begitu, Nizam
tetap berharap semoga pembeli tak akan berkurang walaupun harga bahan dapur melonjak tinggi.
(MNH)

Mamah saya sering belanja disini hehe. Terima kasih informasinya.
BalasHapusHehehe. Sama-sama yaa mas
Hapusemang wajar sih kalo harga pada naik menjelang lebaran, nice share mbak
BalasHapusBetul ituh. Terima kasih mas
Hapustapi saya rasa diharapkan pemerintah bisa mengendalikan harga bahan pokok biar penjual gak ngerasa kesulitan juga
BalasHapusSaran yang baik,Pak.
Hapusudah jadi kebiasaan pas lebaran. jadi konsumen juga udah biasa
BalasHapusEhehehe. Betul itu bu
HapusSangat bermanfaat informasi nya :)
BalasHapusTerima kasih Mba:)
Hapusgood post. terima kasih info nya
BalasHapusSama-sama,Kak
Hapuswaduh harga naik terus
BalasHapusIya,Kak. Kalau lagi ada moment seperti lebaran,natalan,dan moment lainnya pasti begitu.
HapusTerimaa kasiih;)
BalasHapusWahhh betul banget tuh kata ibu saya juga gitu
BalasHapus