Sabtu, 23 September 2017

Melestarikan Budaya Bersalaman

Foto : Google
Idulfitri atau yang biasa disebut lebaran adalah hari raya umat Islam yang jatuh pada tanggal 1 Syawal pada penanggalan Hijriyah. Idulfitri juga merupakan sebuah hari perayaan bagi umat muslim setelah selama satu bulan melaksanakan ibadah puasa. Setiap hari raya Idulfitri umat Islam pun memilliki kebiasaan untuk membuat makanan khas daerahnya masing-masing misalnya seperti ketupat dan opor ayam. Namun, selain membuat makanan khas daerah, hampir kebanyakan umat muslim pun akan melakukan tradisi bersalaman dengan keluarga, tetangga, dan sanak saudara lainnya. Biasanya, mereka akan mengunjungi rumah tetangga dan saudara untuk sekadar bersalaman untuk simbol bermaaf-maafan. 

Menurut ustadzah Fitri Apriani, Tradisi bersalaman saat lebaran bukanlah hal yang wajib dilakukan karena tradisi bersalaman tidaklah ditulis di dalam Alquran. “Bersalaman itu merupakan tradisi turunan aja, karena tidak ada hadis atau ayat dalam Alquran yang mengkhususkan salaman saat lebaran.” tegasnya. 
Meskipun tradisi bersalaman tidak tertulis di dalam Alquran, bersalaman sudah menjadi budaya dalam kehidupan bermasyarakat adalah hal baik sehingga masyarakat dengan sangat mudah melakukan hal yang sudah menjadi kebiasaan itu. “Kebanyakan orang melakukan hal tersebut karena sudah jadi kebiasaan dan tradisi dalam keluarganya yang turun-temurun. Kalau sudah lebaran pasti sungkeman, maafan, salaman, halalbihalal. Ya karena lebaran sudah menjadi moment kumpul keluarga besar jadi hal tersebut wajib dilakukan.” sambungnya. 

Menurut Fitri yang juga merupakan seorang Admin di komunitas One Day One Juz (ODOJ) menjelaskan bahwa kebiasaan bersalaman ini sudah ada sejak lama sekali, budaya bersalaman ini sudah dilakukan saat zaman kerajaan-kerajaan islam pada zaman dulu dan dilakukan pula oleh organisasi-organisasi islam yang akhirnya sampai di masyarakat. Selain itu, budaya bersalaman juga dapat mempererat ukhuwah sesama muslim atau sesama manusia. Sehingga tidak ada salahnya untuk melestarikan budaya bersalaman yang sudah ada sejak lama.

Lalu, bagaimana pendapat kalian? 

12 komentar:

  1. MashaAllah, nambah pengetahuan banget! Bagus tulisannya

    BalasHapus
  2. Menurut aku sih kalo salaman aja gapapa, asal kalo ilham sama akhwat baiknya gausah sampe bersentuhan 😆

    BalasHapus
    Balasan
    1. Wah terima kasih ya mbak untuk pendapatnya😙

      Hapus
  3. Budaya bersalaman udah jadi budaya Indonesia saya rasa

    BalasHapus
  4. Sebelum pergi keluar rumah selalu bersalaman sama orang tua. Itu penting :)

    BalasHapus
  5. Bagus banget tulisan nya mbak. Terima kasih infonya

    BalasHapus
  6. Ah jadi pengen bersalaman sama penulis blog ini :)

    BalasHapus

Untuk Bumi Palestina

Waktu sore ini, termenung, bersedih namun terpupuk rasa iri atas apa yang baru dibaca. Tentang sebuah perjuangan yang sangat besar, tentang...